Akhirnya Burungku Bangkit
13 Nopember 2007Hey, jangan berpikir yang macam-macam dulu. Ini burung asli. Burung ini peninggalan almarhum ayahku. Mengapa bangkit lagi?
Begini ceritanya.
Originally written by Adil Makmur
Beberapa hari yang lalu, burung Beoku sakit, entah mengapa bisa sakit, apakah salah makan atau gimana. Yang jelas, dia seperti terkena serangan jantung. Susah bernafas. Setelah berusaha bergerak dan ingin naik, hinggap ke tempat biasanya dia bertengger, akhirnya lemas tidak berdaya. Waktu itu saya panik tidak tahu harus bagaimana. Saya coba diamkan beberapa saat, ternyata dia bisa naik lagi ke tempat bertenggernya. Namun masih shock dan tidak bisa bicara. Akhirnya malam itu dia sudah tampak tenang dan mulai bisa bicara walaupun tidak sejelas biasanya.
Paginya, burungku masih terlihat seperti pada malam harinya saat sudah tenang. Saya beri makan, dan saya pergi ke kampus. Sorenya saya pulang, saya mengecek kondisi si beo. Ternyata dia kambuh. Tampaknya dia kesakitan, karena saya lihat dia tidak bisa bernafas dan paruhnya menganga terus, sampai-sampai tidak kuat menahan berat badannya hingga hampir jatuh. Saya panik, apakah ini sudah tiba ajalnya. Kembali saya tunggu beberapa menit. Akhirnya dia tenang juga dan selamat dari maut.
Sejak saat itu, saya pindahkan sarang burung itu ke tempat lain, yang tadinya ada di dapur, saya letakkan di ruang tamu. Alhamdulillah, hingga saat ini kondisinya semakin membaik dan mulai bisa bicara seperti sedia kala dengan suara yang cukup jelas.
“Salamlaikum”, katanya
tak jarang dia memanggil ayah saya
“bapaak”, katanya
Sore ini saya cuci sangkarnya, dan seperti biasa, dia mandi sendiri di wadah mandinya.

Bersiap masuk ke tempat mandi
Tags: ajal, bangkit, beo, binatang, burung, jantung, peliharaan, sakit, selamat
17 Nopember 2007 pada 8:38 pm
sudah dibawa ke veteriner/dokter hewan?
17 Nopember 2007 pada 8:59 pm
belum pak…
udah sembuh kayaknya…
28 Desember 2007 pada 2:13 pm
Wah burung lamngkah tu Dil, aku dulu pernah punya, pas ada Fogging, kebetulan mengenai cabe rawit yg di tanam, kemudian Beo ku di kasih cabe, ya mampus deh Burungnya. Ada juga Murai Batu mampus setelah di tawar 800 ribu sama Orang dak di kasih
31 Januari 2008 pada 2:42 am
Hus mungkin kayak kasus nya pak soeharto
gimana kalo di bawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina ajah!
6 Februari 2008 pada 2:26 pm
wah tak kirain burung itu…
salam
autOnuX